4 Hal yang Tidak Boleh Anda Katakan Saat Atasan Sedang Menilai Kinerja Anda…

Pada zaman dulu, setiap awal atau akhir tahun berbagai perusahaan biasanya akan melakukan penilaian kerja pada pegawainya untuk mengetahui pegawai mana yang akan mendapatkan kenaikan gaji dan mana yang tidak.

Namun, pada zaman modern sekarang ini, sudah sedikit perusahaan yang menerapkan sistem ini. Bila perusahaan tempat Anda bekerja merupakan salah satu yang masih menggunakan penilaian kinerja ini, di bawah ini ada beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda katakan pada bagian humas saat mereka menilai kinerja Anda.

 

“Itu Bukan Pekerjaanku”

Jika Anda merasa bahwa atasan Anda selalu saja memberikan Anda berbagai pekerjaan tambahan yang tidak sesuai dengan deskripsi pekerjaan Anda saat baru diterima bekerja, maka Anda tidak perlu mengatakannya secara terus terang dan langsung. Hal ini akan membuat Anda tidak disukai oleh atasan. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa para atasan lebih suka memiliki pegawai yang mampu mengerjakan banyak hal dan tidak mengeluh karenanya.

Jadi, daripada mengatakan hal ini secara langsung, ada baiknya Anda menolak tambahan pekerjaan tersebut secara “halus”, misalnya dengan mengatakan karena pekerjaan Anda memiliki tenggat waktu tertentu maka Anda tidak dapat melakukan tambahan pekerjaan lainnya atau Anda merasa kurang ahli dalam melakukan pekerjaan tambahan yang disodorkan pada Anda.

Jika Anda tetap tidak dapat menolak pekerjaan tambahan tersebut, bertanyalah pada atasan Anda mana pekerjaan yang ia ingin Anda lakukan terlebih dahulu. Mintalah atasan Anda untuk menentukan prioritas kerja Anda. Dengan demikian, atasan Anda akan merasa bahwa Anda merupakan orang yang fleksibel dan tidak enggan menerima pekerjaan tambahan, tetapi tetap dapat membuat Anda memiliki waktu untuk mengerjakan tugas Anda yang lain.

 

“Anda Berharap Terlalu Banyak Padaku”

Saat seorang atasan mempekerjakan Anda tentu saja ia akan berharap banyak pada Anda. Anda bahkan mungkin akan merasa bahwa gaji yang Anda terima tidak sesuai dengan banyaknya pekerjaan yang Anda lakukan. Akan tetapi, bersikap defensif dan marah karena jumlah pekerjaan yang terus bertambah bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. Anda harus dapat menahan emosi Anda.

Memang benar bahwa Anda harus bersikap jujur, tetapi jangan bersikap terlalu defensif. Tetaplah bersikap tenang walaupun Anda merasa sangat kesal atau sedih karena perkataan atasan Anda.

 

“Aku Tidak Bisa”

Saat Anda berkata “tidak bisa” maka sebenarnya Anda sedang membatasi diri Anda sendiri dan secara tidak langsung memberitahu atasan Anda dan orang lain mengenai kemampuan Anda. Berkata tidak bisa saat atasan melakukan penilaian kinerja sama saja dengan mengatakan pada atasan Anda bahwa Anda tidak memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas yang diberikan, apalagi bila Anda hanya memberikan respon singkat. Hal ini akan membuat Anda tampak seperti seorang pegawai yang malas, yang bahkan enggan untuk mencoba. Hal ini tentu saja akan membuat reputasi Anda menjadi buruk di mata atasan Anda.

Daripada mengatakan “Aku tidak bisa”, akan lebih baik bila Anda mengatakan “bagaimana jika kita mencoba melakukan ini”. Dengan demikian, Anda pun dapat bekerja dengan lebih mudah. Atau Anda dapat juga mengatakan “akan kuusahakan”. Akan tetapi, jangan berkata ya atau tidak. Jika Anda berkata ya, maka atasan akan menganggap bahwa Anda akan melakukan pekerjaan yang diberikan sesuai dengan kemauannya tersebut, yang mungkin akan sulit Anda lakukan.

 

Baca juga: 9 Tips Untuk Mengurangi Stress Akibat Pekerjaan

 

“Terima Kasih Karena Akhirnya Anda Mengetahui Kinerjaku”

Mendapatkan pujian atau akhirnya kinerja Anda diakui oleh atasan tentu saja akan membuat Anda merasa senang. Akan tetapi, berkata bahwa “akhirnya Anda mengetahui juga kinerja saya” bukanlah hal yang bijak untuk dilakukan. Hal ini dapat membuat atasan Anda berpikiran buruk atau mencegahnya memuji Anda kembali. Jadi, saat atasan Anda memuji kerja Anda, cukup katakan terima kasih saja.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: cheatsheet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *