7 Gangguan Kulit yang Perlu Segera Anda Periksakan ke Dokter Kulit

Apakah Anda terkejut saat menemukan ada bercak atau tonjolan kecil pada kulit Anda yang tidak ada sebelumnya? Bila ya, maka Anda mungkin akan langsung berpikiran buruk dan mengira bahwa bercak atau tonjolan tersebut merupakan gejala dari kanker kulit.

Bila demikian, ada baiknya bila Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter spesialis kulit untuk memastikannya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis gangguan kulit yang tidak terlalu berbahaya, tetapi harus segera diperiksakan untuk memastikannya.

 

Angioma Ceri

Angioma ceri tampak seperti sebuah benjolan kecil dan merah, tetapi dapat pula tampak rata pada kulit. Angioma ceri ini sebenarnya merupakan kumpulan pembuluh darah yang melebar. Resikonya akan meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda dan gangguan kulit yang satu ini juga bersifat diturunkan. Jadi, bila salah satu anggota keluarga Anda mengalaminya, maka kemungkinan besar Anda pun juga akan mengalaminya. Kabar baiknya adalah benjolan ini merupakan tumor jinak.

Salah satu cara menghilangkannya adalah dengan melakukan terapi IPL (intense pulsed light), yang juga biasa digunakan untuk menghilangkan rambut tubuh pada daerah ketiak, kemaluan, maupun wajah.

 

Skin Tag (Kutil)

Anda mungkin sudah sering melihat gangguan kulit yang satu ini. Skin tag atau kutil kecil biasanya terdapat di daerah sekitar tali bra atau di mana pakaian sering bergesekkan dengan tubuh Anda. Gesekan ini dapat membuat kutil kecil ini teriritasi dan meradang.

Skin tag biasanya tidak berbahaya dan memiliki warna yang sama dengan kulit Anda. Jika tidak mengganggu, biasanya Anda tidak perlu melakukan terapi apa pun untuk mengangkatnya.

 

Dermatofibroma

Dermatofibroma merupakan benjolan berwarna merah muda atau cokelat yang terdiri dari jaringan ikat. Benjolan ini biasanya terbentuk sebagai reaksi tubuh terhadap gigitan serangga atau rambut tubuh yang tumbuh ke dalam. Dermatofibroma paling sering ditemukan pada lengan dan kaki.

Seperti halnya skin tag dan angioma ceri, benjolan ini juga tidak berbahaya. Akan tetapi, karena penampakkannya mirip dengan tahi lalat, maka sebaiknya Anda memastikannya ke seorang dokter spesialis kulit.

 

Baca juga: 7 Pengobatan Terbaik Bagi Kulit Kering

 

Solar Lentigines

Solar lentigines merupakan nama lain dari flek. Flek merupakan bercak kehitaman pada kulit akibat paparan sinar matahari. Flek biasanya terdapat pada daerah yang sering terpapar oleh sinar matahari seperti pada tangan, wajah, leher, dada bagian atas, dan kaki.

Kabar baiknya adalah flek tidak akan berubah menjadi kanker. Akan tetapi, seringkali bercak flek sulit dibedakan dengan tahi lalat yang sudah berubah menjadi ganas.

 

Keratosis Seboroik

Keratosis seboroik merupakan penebalan kulit bersisik dan berwarna hitam pada permukaan kulit Anda. Gangguan kulit yang satu ini umumnya ditemukan pada mereka yang berusia paruh baya atau lebih. Tonjolan kulit yang satu ini juga merupakan tumor jinak dan biasanya tidak memerlukan pengobatan bila tidak dirasa mengganggu.

 

Tinea (Jamur)

Infeksi jamur pada kulit biasanya tampak sebagai bercak kemerahan atau putih pada kulit. Infeksi jamur pada kulit dapat menyebar ke bagian kulit lain dan dapat semakin memburuk bila tidak diobati. Salep atau shampo anti jamur biasanya dapat membantu mengatasinya.

 

Karsinoma Sel Skuamosa Atau Sel Basal

Karsinoma sel skuamosa atau sel basal merupakan salah satu jenis kanker kulit. Berbeda dengan tahi lalat jinak, karsinoma sel skuamosa atau sel basal biasanya tampak merah, bersisik, atau mengkilat. Oleh karena itu, segera periksakan diri Anda bila tahi lalat Anda mengalami perubahan bentuk, warna, atau terasa gatal atau berdarah.

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.

 

Sumber: prevention

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *